Last Updated on Tuesday, 17 January 2012 14:25 Written by Administrator Tuesday, 17 January 2012 14:14
Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai Kuta dan sekitarnya.
Di sela-sela padatnya anak-anak belasan tahun itu berburu rejeki, Putu Etiartini mengumpulkan mereka di salah satu sudut tepian pantai untuk belajar baca tulis. Awalnya hanya tujuh anak, lama kelamaan 30-an anak ikut bergabung.
“Butuh waktu panjang untuk mengumpulkan dan mengajak mereka bergabung belajar. Bagi mereka waktu adalah mencari uang, bukan untuk belajar,” ujar Putu Etiartini yang kini mengasuh tak kurang 27 anak jalanan di Yayasan Kasih Peduli Anak (YKPA).
Kegiatan belajar di tepi pantai yang disebutnya sebagai “sekolah pantai” itu memang berlangsung sekitar lima tahu silam. Sekarang anak-anak asuh Putu Etiartini bisa meneruskan belajar dengan sistem kejar paket di sejumlah sekolah di Denpasar.
Anak-anak asuh itu berasal dari keluarga miskin di desa Munti Gunung, Karangasem. Kondisi desa yang minus membuat anak-anak belasan tahun itu harus berjuang mencari nafkah meski harus menyusuri jalanan dengan mengemis atau menjual dagangan seadanya. Tidak ada kata cari ilmu dalam benak mereka. Tak heran, saat bertemu dengan Putu Etiartini, mereka tidak mengenal baca-tulis.
Tergerak dengan kondisi seperti itu, Putu Etiartini, dibantu seorang temannya, dengan dana seadanya mengumpulkan mereka untuk belajar bersama-sama. “Kalau mereka tidak bisa baca tulis, bagaimana mereka bisa mengubah nasib mereka dan keluarganya. Selamanya mereka akan hidup dalam kemiskinan,” kata Putu Etiartini.
Putu Etiartini mengungkapkan, tidak mudah mengajak mereka belajar. “Berbulan-bulan saya bertemen dengan mereka, hanya sekadar jadi teman ngobrol atau curhat, sambil sesekali saya beri mereka coklat atau minuman ringan. Setelah mereka akrab dan percaya, baru saya ajak mereka belajar bersama,” ungkap dia.
Meskipun demikian, lanjut Putu Etiartini, masalah tidak berhenti sampai di situ. Bos-bos mereka dan juga orang tuanya kadang tidak setuju. Alasannya penghasilan mereka jadi berkurang kalau anak-anak itu bersekolah. “Tidak jarang bos-bos mereka datang marah-marah ke yayasan. Mereka ingin membawa anak-anak itu kembali bekerja,” katanya.
Namun, Putu Etiartini tidak gentar menghadapi rintangan itu, apalagi anak-anak asuhnya juga mulai betah dan sadar akan pentingnya ilmu pengetahuan. Seperti diungkapkan salah satu anak asuh YKPA, Riski. “Saya betah di sini. Banyak teman dan bisa belajar macam-macam. Sekarang saya bisa bahasa Inggris, yoga, tari Bali sampai surving,” ujar remaja 15 tahun yang dulunya jualan gelang di Pantai Kuta itu.
Perjuangan Putu Etiartini mulai terlihat hasilnya. Prestasi anak-anak asuhnya cukup membanggakan. Selain berbagai keterempilan bisa diajarkan, prestasi sekolah mereka cukup bagus. “Dari survey saya ke sekolah-sekolah ada beberapa yang selalu masuk sepuluh besar,” tegas Putu Etiartini.
Putu Etiantini mengakui apa yang selama ini dilakoninya terinpirasi dari figur ayahnya. Meskipun bukan orang kaya, ungkap Putu Etiartini, sang ayah sering menolong sesama. “Lama-lama saya sadar jika menolong sesama sesungguhnya memberikan kebahagiaan bagi diri sendiri,” kata perempuan asal Tabanan ini.
Dalam mengelola yayasannya, Putu Etiartini dibantu sembilan staf. Untuk itu, Putu Etiartini mengungkapkan cukup banyak dana yang dibutuhkan untuk operasional. Mulai dari memenuhi kebutuhan anak asuh, gaji karyawan, administrasi sampai pemeliharaan gedung. Syukurlah, belum lama ini gedung yang ditempati mampu dibeli dan tidak lama lagi akan menambah bangunan untuk tempat belajar anak-anak. Dana yang diperoleh donatur, menurutnya tidak mencukup untuk kebutuhan satu bulan. Untuk mengatasinya, anak-anak di yayasan membuat kerajinan tangan untuk dijual. Hasilnya lumayan untuk menutupi kekurangan.
Selama berada di sekolah, selain diajarkan kedisplinan seperti bangun tepat waktu, mengerjakan tugas-tugas pribadi, juga ada belajar bahasa Inggris, pencak silat, komputer, yoga serta yang lain untuk meningkatkan kemampuan. “Intinya saya punya mimpi, anak-anak nanti bisa hidup mandiri, syukur bisa membantu keluarganya di rumah,” lanjut Putu Etiartini. (nang)
| GARDU PRABOWO DIBENTUK USUNG CAPRES PRABOWO SUBIANTO Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) untuk wilayah Bali telah dideklarasikan dalam upaya mengusung Prabowo [ ... ] |
LPA BALI DORONG PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali mendorong penerapan prinsip pendekatan keadilan restoratif (restorati [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Parpol Di Bali Atur Strategi Hadapi Pilgub Denpasar, 16/5 (Seputarbali.com) - Partai politik di Bali sudah mulai melakukan berbagi langkah dan strategi untuk menghadapi pemilihan gubernur, Mei 2013. |
| Berita Politik Terkait: |
| Kekalahan Bayern Sedikit Mempengaruhi Kepercayaan Diri Jerman Menjelang Euro 2012 Berlin, 16/5 (Seputarbali.com) - Kekalahan Bayern Munich dari Chelsea dalam final Liga Champion, Sabtu, cukup mempengaruhi kepercayaan diri Jerman menjelang Euro 2012 bulan depan, demikian dikatakan pelatih timnas Jerman Joachim Loew, Selasa. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 1099 |
![]() | Visitors Yesterday | 6062 |
![]() | This Week | 7161 |
![]() | Last Week | 55866 |
![]() | This Month | 136629 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design