Last Updated on Sunday, 30 October 2011 19:20 Written by Administrator Wednesday, 12 October 2011 14:27
Seputarbali.com - Pak Timo kaget. Saat hendak berkumur-kumur usai menggosok gigi, air dari gelas yang langsung keluar dari mulutnya. Padahal belum lagi dipakainya untuk berkumur. Setelah dicobanya tiga kali berkumur, akhirnya Pak Timo menyerah. Dia melihat cermin dan langsung terkaget-kaget. Wajah sisi kanannya ternyata mencong. Sambil mengedip-ngedipkan matanya, dia tambah kaget lagi menyadari mata kanannya ternyata juga tidak bisa berkedip. Apa yang terjadi dengan Pak Timo?
Sebagian besar orang pasti kaget menyadari kejadian seperti yang dialami Pak Timo. Banyak yang mengira ini adalah stroke, padahal ada kelainan lain yang disebut Bell’s Palsy yang punya gejala seperti ini.
Sir Charles Bell, ahli bedah Skotlandia pertama kali menemukan penyakit ini pada abad ke-19. Keluhan penyakit ini derajatnya beragam. Yang terbanyak adalah dengan gejala wajah yang tidak simetris (mencong), kelopak mata yang tidak bisa ditutup sempurna, gangguan pengecapan serta sensasi mati rasa kebal) pada satu sisi wajah. Pada beberapa kasus disertai adanya hiperakusis (sensasi pendengaran yang berlebihan), telinga berdenging, telinga terasa nyeri, nyeri kepala dan perasaan melayang. Keluhan tersebut terjadi mendadak dan mencapai puncaknya dalam 2 hari. Keluhan yang terjadi diawali oleh nyeri pada telinga yang seringkali dianggap sebagai infeksi.
Berbeda dengan stroke, Bell’s Palsy tidak disertai dengan kelemahan anggota badan (tangan dan kaki). Pria dan wanita dari segala usia bisa mengalaminya.
Bell’s Palsy terjadi karena adanya kerusakan pada saraf fasialis di daerah wajah.Bisa karena radang, penekanan, atau pembengkakan. Diyakini, infeksi virus Herpes-Simpleks sebagai penyebabnya. Selain itu, orang yang sering terkena terpaan angin langsung juga bisa mengalami Bell’s Palsy. Misalnya pada pengendara sepeda motor yang enggan menutup wajahnya dengan kaca helm, orang yang duduk dekat jendela kendaraan yang terbuka di sepanjang perjalanan, atau yang suka tidur di lantai sambil menempelkan sebelah pipinya di lantai.
Tergantung dari tingkat keparahannya, penderita akan sembuh dalam waktu tiga bulan bila mendapat penanganan tepat. Apalagi bila pengobatannya sedini mungkin.
Yang tidak kalah penting adalah latihan wajah. Lakukan latihan ini minimal 2-3 kali sehari. Pada fase akut, mulailah dengan kompres hangat dan pemijatan pada wajah. Ini berguna untuk meningkatkan aliran darah pada otot-otot wajah. Kemudian lanjutkan dengan melakukan gerakan-gerakan wajah tertentu untuk merangsang otak agar tetap member sinyal menggerakkan otot-otot wajah.
Gerakannya berupa:
* Tersenyum
* Mencucurkan mulut, kemudian bersiul
* Mengatupkan bibir
* Mengerutkan hidung
* Mengerutkan dahi
* Gunakan telunjuk dan ibu jari untuk menarik sudut mulut secara manual
* Mengangkat alis secara manual dengan keempat jari
*Menutup mata
Jangan lupa, mata yang susah dipejamkan harus dijaga agar tidak menimbulkan komplikasi. Berikan air mata buatan untuk mencegah kekeringan pada bola mata dan mencegah infeksi, beri pemberat pada kelopak mata. Bila belum berhasil, pertimbangkan tindakan operatif.
*dr. Oktarina Paramita
Penulis adalah dokter umum. Bekerja di Rumah Sehat Madani, sebuah klinik sosial di Denpasar- Bali. Penggila baca yang merasa sayang bila ilmu yang dimiliki tidak dibagi ke sesama melalui tulisan.
| GARDU PRABOWO DIBENTUK USUNG CAPRES PRABOWO SUBIANTO Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) untuk wilayah Bali telah dideklarasikan dalam upaya mengusung Prabowo [ ... ] |
LPA BALI DORONG PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali mendorong penerapan prinsip pendekatan keadilan restoratif (restorati [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Parpol Di Bali Atur Strategi Hadapi Pilgub Denpasar, 16/5 (Seputarbali.com) - Partai politik di Bali sudah mulai melakukan berbagi langkah dan strategi untuk menghadapi pemilihan gubernur, Mei 2013. |
| Berita Politik Terkait: |
| Kekalahan Bayern Sedikit Mempengaruhi Kepercayaan Diri Jerman Menjelang Euro 2012 Berlin, 16/5 (Seputarbali.com) - Kekalahan Bayern Munich dari Chelsea dalam final Liga Champion, Sabtu, cukup mempengaruhi kepercayaan diri Jerman menjelang Euro 2012 bulan depan, demikian dikatakan pelatih timnas Jerman Joachim Loew, Selasa. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 1162 |
![]() | Visitors Yesterday | 6062 |
![]() | This Week | 7224 |
![]() | Last Week | 55866 |
![]() | This Month | 136692 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design