Last Updated on Thursday, 16 February 2012 08:42 Written by admin2 Thursday, 16 February 2012 08:39
Semarang, 16/2 (Seputarbali.com) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menegaskan publikasi karya ilmiah dalam jurnal menjadi syarat kelulusan mahasiswa perguruan tinggi termasuk program sarjana.
"Memang kami menerima masukan dan keberatan terkait itu (publikasi karya ilmiah, red.). Kami menangkap berbagai pandangan, baik yang setuju dan tidak," katanya di Semarang, Rabu (15/2) malam.
Hal itu disampaikannya usai Rapat Koordinasi Terpadu "Penguatan Pelaksanaan Penjaminan Mutu Pendidikan dan Deklarasi Ujian Nasional (UN) Jujur Berprestasi, dan Pendidikan Antikorupsi" di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Tengah, Semarang.
Ia menjelaskan, kebijakan publikasi karya ilmiah bagi mahasiswa yang diterapkan pada lulusan setelah Agustus 2012 itu memang dimaksudkan untuk menggenjot budaya menulis di kalangan perguruan tinggi yang selama ini masih sangat minim.
"Indonesia saat ini memiliki setidaknya 5,3 juta mahasiswa. Dari jumlah (mahasiswa, red.) sebanyak itu, ternyata hasil karya ilmiahnya sedikit. Berarti ada sesuatu yang tidak masuk akal, bagaimana mungkin mahasiswa sebanyak itu hanya menghasilkan sedikit artikel ilmiah," katanya.
Menurut dia, keprihatinan atas minimnya karya ilmiah mahasiswa, termasuk publikasi di jurnal ilmiah menjadi dasar kebijakan yang dituangkan dalam surat edaran (SE) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) tertanggal 27 Januari 2012.
Perguruan tinggi, kata dia, menghasilkan dua komponen, yakni lulusan (orang) dan karya ilmiah yang tentunya harus dipublikasi agar bisa dibaca semua orang dan menciptakan dialektika keilmuan yang nantinya berimplikasi positif terhadap kualitas perguruan tinggi.
"Semakin banyak jurnal perguruan tinggi yang mempublikasi karya-karya ilmiah mahasiswa berarti semakin bagus perguruan tinggi. Ada negara tertentu yang perguruan tingginya menghasilkan banyak karya ilmiah, Indonesia juga harus bisa," katanya.
Artikel atau karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal, kata dia, merupakan rangkuman dari apa yang dibahas dalam skripsi atau tugas akhir mahasiswa sehingga tidak sulit untuk melakukannya, apalagi jika nantinya penulisan dan publikasi karya ilmiah sudah menjadi tradisi akademik di Indonesia.
"Mahasiswa menempuh pendidikan program strata 1 (S1) selama empat tahun, 'masak' tidak bisa menulis artikel atau karya ilmiah. Kalau sudah jadi (karya ilmiah, red.) tinggal memasukkannya dalam jurnal, boleh yang bersifat 'hardcopy' atau jurnal 'online'," katanya.
Ditanya langkah yang dilakukan jika ada perguruan tinggi yang tidak mau menerapkan kebijakan itu, ia mengatakan tidak masalah karena nanti terlihat perguruan tinggi yang menerapkan dan tidak menerapkannya.
"Mereka (perguruan tinggi, red.) yang belum menerapkan tentunya akan sungkan. Yang lain saja sudah menerapkan, perguruan tinggi sendiri belum. Namun, tetap ada sanksinya," kata Nuh tanpa menjelaskan sanksi yang dimaksud.(ant)
| GARDU PRABOWO DIBENTUK USUNG CAPRES PRABOWO SUBIANTO Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Gerakan Rakyat Dukung Prabowo (Gardu Prabowo) untuk wilayah Bali telah dideklarasikan dalam upaya mengusung Prabowo [ ... ] |
LPA BALI DORONG PENERAPAN KEADILAN RESTORATIF Denpasar, 17/5 (Seputarbali.com) - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Bali mendorong penerapan prinsip pendekatan keadilan restoratif (restorati [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Parpol Di Bali Atur Strategi Hadapi Pilgub Denpasar, 16/5 (Seputarbali.com) - Partai politik di Bali sudah mulai melakukan berbagi langkah dan strategi untuk menghadapi pemilihan gubernur, Mei 2013. |
| Berita Politik Terkait: |
| Kekalahan Bayern Sedikit Mempengaruhi Kepercayaan Diri Jerman Menjelang Euro 2012 Berlin, 16/5 (Seputarbali.com) - Kekalahan Bayern Munich dari Chelsea dalam final Liga Champion, Sabtu, cukup mempengaruhi kepercayaan diri Jerman menjelang Euro 2012 bulan depan, demikian dikatakan pelatih timnas Jerman Joachim Loew, Selasa. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 1282 |
![]() | Visitors Yesterday | 6062 |
![]() | This Week | 7344 |
![]() | Last Week | 55866 |
![]() | This Month | 136812 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design