Last Updated on Friday, 06 January 2012 10:58 Written by admin2 Friday, 06 January 2012 10:51
Bangli, 6/1 (Seputarbali.com) - Sejumlah pedagang menolak membayar retribusi Pasar Kidul, Kabupaten Bangli, Bali, karena tidak pernah mendapatkan sosialisasi tentang kenaikan retribusi sebagaimana diatur dalam Perda Nomor 22 Tahun 2011.
"Kami menganggap kenaikan retribusi ini sangat memberatkan dan kami tidak pernah diberi tahu lebih dulu," kata Agung Sri, pedagang di Pasar Kidul, Bangli, Jumat.
Ia menganggap pemerintah dan legislatif tidak memahami kondisi pedagang di pasar itu. Kedua lembaga tersebut hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Seharusnya mereka mempertimbangkan keberadaan kami di pasar ini sebelum memutuskan kenaikan retribusi," kata Sri menambahkan.
Kepala Pasar Kidul, I Wayan Jeben Windria, mengaku pasrah atas sikap para pedagang yang menolak pembayaran retribusi tersebut. "Pedagang kain yang menempati lantai dua sejak kemarin mogok bayar retribusi," katanya.
Demikian juga dengan pemilik toko di lantai dasar pasar tersebut tak bersedia memenuhi kewajibannya, selama retribusi mengacu pada ketentuan baru.
Sebagaimana dalam Perda Nomor 22 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Pasar disebutkan bahwa terjadi kenaikan retribusi untuk pedagang yang membuka lapak di lantai dasar dari Rp500 per hari menjadi Rp2.000 hingga Rp3.000 per hari.
Untuk pedagang yang membuka toko di lantai dasar juga dikenai retribusi dari Rp3.000 menjadi Rp10.000 per hari, sedangkan pedagang yang menempati los bagian dalam dari Rp1.000-Rp1.500 menjadi Rp4.000 sampai Rp8.000 per hari.
"Besaran retribusi untuk pedagang yang berjulan di pelataran dan kios disesuaikan dengan luas areal yang ditempati," kata Jeben Windra.
Sebagai pelaksana aturan tersebut, dia mengaku kesulitan menghadapi para pedagang yang membangkang.
"Baru saja aturan itu kami sodorkan, mereka sudah menolak karena keberatan memikul beban retribusi," katanya.
Seperti yang diungkapkan oleh Ny Dewa Taman, pedagang di Pasar Kidul lainnya. "Retribusi yang harus kami bayar sebesar Rp12.000 tak sebanding dengan tempat yang ada saat ini," katanya.(ant)
| PRESTASI INTERNASIONAL MAHASISWANYA HARUMKAN IKIP PGRI BALI Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan 'PGRI Bali', Drs I Made Suarta, SH,M.Hum, mengatakan, sejumlah mahasis [ ... ] |
EKSPOR IKAN KALENG BALI NAIK 75,70 PERSEN Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Ekspor ikan dalam kaleng dari Bali mampu menyumbangkan devisa 5,279 juta dolar AS selama dua bulan periode Januari- [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Suryadharma Ali: Pengurus PPP Jangan Tidur Makassar, 21/5 (Seputarbali.com) - Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali minta pengurus partai berlambang ka'bah itu agar "tidak tidur" atau berdiam diri jika ingin memenangkan Pemilu 2014, sehingga harus bekerja keras sebab upaya memperoleh suara semakin ke [ ... ] |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Berita Politik Terkait: |
| Masyarakat Maroko Cintai Pencak Silat Indonesia London, 22/5 (Seputarbali.com) - Pencak Silat Indonesia yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia cukup digemari oleh masyarakat Maroko. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 3986 |
![]() | Visitors Yesterday | 7158 |
![]() | This Week | 11144 |
![]() | Last Week | 54179 |
![]() | This Month | 146674 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design