Last Updated on Tuesday, 21 February 2012 08:23 Written by admin2 Tuesday, 21 February 2012 08:20
Singaraja, 21/2 (Seputarbali.com) - Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) meneliti objek tanah negara seluas 600,24 hektare yang dipermasalahkan warga di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerogkak, Kabupaten Buleleng.
Koordinator KPA Bali, Wayan Kartika Jayakusuma, di Singaraja, Kabupaten Buleleng, Senin, mengatakan, proses penyelesaian tanah negara di Desa Sumberklampok itu harus mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2010 tentang Reforma Agraria.
Menurut dia, Reforma Agraria yang dicanangkan pemerintah adalah sebuah upaya untuk melakukan penataan ulang atas penguasaan atau kepemilikan sumber-sumber agrarian, khususnya tanah untuk kepentingan keadilan dan kesejahteraan rakyat. "Bentuk penjabaran Reforma Agraria ada dua, yakni Land Reform dan Akses Reform," katanya.
Dia menjelaskan bahwa Land Reform yang dimaksud selain melakukan penataan terhadap kepemilikan dan penguasaan tanah juga untuk menangani dan menyelesaikan sengketa atau konflik tanah.
Tanah ntuk rakyat diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan, menekan angka pengangguran, dan dapat mengatasi masalah pangan dan energi.
"Ada dua syarat yang dibutuhkan agar program Land Reform tersebut berhasil, yakni adanya kemauan politik yang kuat dari pemerintah dan kesiapan masyarakat. Dua syarat itu yang menjadi ukuran keberhasilan program Land Reform tersebut," katanya.
Sementara Akses Reform, jelas Kartika, adalah pendaya gunaan pascaredistribusi tanah kepada rakyat. "Pada Akses Reform inilah warga atau petani diberikan kemudahan agar bisa mengelelo tanahnya dengan baik, misalnya pemerian modal untuk petani," katanya.
Dalam penelitiannya ke Desa Sumberklampok KPA yang menjadi mitra BPN didampingi aktivis Pusat Penelitian, Pendidikan, dan Pengembangan Ekonomi Agraria (Pelihara), Kabid Pengendalian Pertanahan dan Pemberdayaan Masyarakat BPN Provinsi Bali Made Sudharma, dan Kasi Pengendalian dan Pemberdayaan BPN Singaraja Ketut Jampen.
Mereka secara bersama-sama melakukan penelitian seputar penyempurnaan data yang akan dibawa ke BPN pusat untuk penyelasaian kasus tanah itu. Rencananya, tim menemui Bupati Buleleng Putu Bagiada untuk melakukan audiensi sebelum bertemu Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Irwan Nirwana dari Pelihara menambahkan bahwa pascaredistribusi tanah untuk rakyat yang perlu mendapat perhatian serius adalah pendayagunaan tanah tersebut memang betul-betul untuk kesejahteraan rakyat.
Dalam konteks itu, menurut dia, semua permasalahan termasuk peruntukan tanah sudah terdata dan teredeteksi dengan baik. "Dan saya lihat untuk di Sumberklampok semua sudah berjalan sesuai prosedur termasuk pemetaan untuk perkampungan, lahan pertanian, dan fasilitas umum," katanya.
Ia melihat potensi Sumberklampok ke depan sangat baik, termasuk potensi sosial sehingga pengembangan kesejahteraan ekonomi sangat menjajnjikan.
Desa Sumberklampok berpotensi Menjadi desa pertanian organik. "Akses inilah yang diberikan kepada petani sehingga menjadi sumber kemakmuran bagi petani," katanya.
Sementara itu dari data yang disampaikan Kepala Desa Sumberklampok, I Putu Artana, luas areal yang dimohon oleh sekitar 688 kepala keluarga mencapai 600,24 hektare.
Lahan seluas 465 hektar oleh warga dijadikan lahan pertanian, sedangkan untuk pemukiman seluas 76,100 hektare, fasilitas umum 23 hektare, dan sisasnya untuk kepentingan yang dapat menunjang keberadaan Desa Sumberklampok.
Menurut Artana,jumlah penduduk Sumberklampok menurut data terakhir sebanyak 3.084 jiwa, termasuk penduduk tidak tetap sebanyak 73 kepala keluarga dan penduduk eks pengungsi Timor-Timur sebanyak 107 kepala keluarga yang menempati kawasan selatan desa tersebut.(ant)
| PRESTASI INTERNASIONAL MAHASISWANYA HARUMKAN IKIP PGRI BALI Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan 'PGRI Bali', Drs I Made Suarta, SH,M.Hum, mengatakan, sejumlah mahasis [ ... ] |
EKSPOR IKAN KALENG BALI NAIK 75,70 PERSEN Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Ekspor ikan dalam kaleng dari Bali mampu menyumbangkan devisa 5,279 juta dolar AS selama dua bulan periode Januari- [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Suryadharma Ali: Pengurus PPP Jangan Tidur Makassar, 21/5 (Seputarbali.com) - Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali minta pengurus partai berlambang ka'bah itu agar "tidak tidur" atau berdiam diri jika ingin memenangkan Pemilu 2014, sehingga harus bekerja keras sebab upaya memperoleh suara semakin ke [ ... ] |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Berita Politik Terkait: |
| Masyarakat Maroko Cintai Pencak Silat Indonesia London, 22/5 (Seputarbali.com) - Pencak Silat Indonesia yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia cukup digemari oleh masyarakat Maroko. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 4054 |
![]() | Visitors Yesterday | 7158 |
![]() | This Week | 11212 |
![]() | Last Week | 54179 |
![]() | This Month | 146742 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design