Last Updated on Tuesday, 21 February 2012 13:09 Written by admin2 Tuesday, 21 February 2012 13:07
Negara, 21/2 (Seputarbali.com) - Produksi kakao di Kabupaten Jembrana diprediksi masih suram tahun ini karena beberapa hal selain hama dan penyakit yang menyerang.
Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan Dan Peternakan Jembrana, Ketut Wiratma, Selasa mengatakan, untuk peningkatan produksi pihaknya menganjurkan petani untuk melakukan peremajaan pohon.
"Selain itu kami juga minta petani melakukan intensifikasi pemeliharaan seperti pemupukan, pemangkasan dan pengendalian hama terpadu," katanya.
Namun ia mengakui, dengan berbagai upaya itu belum bisa dipastikan tahun ini produktivitas kakao akan meningkat.
Menurut Wiratma, dalam program tersebut banyak kendala baik dari alam maupun kebiasaan petani itu sendiri.
"Misalnya untuk pemangkasan, petani masih terkendala dengan tenaga dan biaya. Untuk peremajaan, sering bibit mati karena cuaca saat ini tidak menentu," ujarnya.
Sedangkan Kabid Perkebunan Luh Anggraini yang mendampingi Wiratma menambahkan, sebenarnya pemangkasan cukup efektif untuk meningkatkan produksi kakao.
Menurutnya, penyakit busuk buah yang menyerang saat ini diakibatkan kurangnya sinar matahari pada pangkal pohon.
"Karena rimbun dan lembab, akhirnya jamur berkembang dan berimbas pada busuk buah," katanya.
Untuk peremajaan, Anggraini juga menghimbau petani untuk terlebih dahulu membersihkan pohon-pohon kakao sebelumnya hingga ke akarnya.
Namun berdasarkan pengalaman di lapangan, hal ini susah diharapkan akan dilakukan oleh seluruh petani.
"Rata-rata mereka ingin pohon yang sudah besar tetap ada, sementara disampingnya ditanami bibit dengan harapan masih bisa mendapatkan hasil sambil menunggu bibit berbuah," ujarnya.
Padahal, kata Anggraini, pola cocok tanam seperti ini rentan menularkan penyakit dan pohon yang sudah besar kepada bibit.
Wiratma menegaskan, tujuan dari peremajaan adalah untuk memutus mata rantai penyakit.
"Kalau pohon yang sudah besar dan berpenyakit tidak dibasmi hingga akarnya maka bibitnya akan ketularan," katanya.
Sementara dari kalangan petani kakao, untuk bertahan hidup ada beberapa diantaranya yang beralih jadi buruh serabutan.
Salah seorang petani di Dusun Moding, Desa Candikusuma, Kecamatan Melaya mengatakan, petani yang mempunyai tanaman di luar kakao masih bisa bertahan di profesinya.
Menurut petani ini, sebagian bibit yang mereka tanam mati sehingga harus diulangi.
"Kakao baru bisa berbuah dan dipanen pada usia empat sampai lima tahun, artinya sampai usia itu boleh dibilang kami mengalami masa paceklik," katanya.(ant)
| PRESTASI INTERNASIONAL MAHASISWANYA HARUMKAN IKIP PGRI BALI Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan 'PGRI Bali', Drs I Made Suarta, SH,M.Hum, mengatakan, sejumlah mahasis [ ... ] |
EKSPOR IKAN KALENG BALI NAIK 75,70 PERSEN Denpasar, 22/5 (Seputarbali.com) - Ekspor ikan dalam kaleng dari Bali mampu menyumbangkan devisa 5,279 juta dolar AS selama dua bulan periode Januari- [ ... ] | Kisah Yang Lain: | ||
| Melihat Fauna di Bali Zoo Park Jangan pernah berpikir bahwa wisata di Bali hanya ada pantai dan sejumlah pagelaran budaya yang memikat hati para turis. Karena ternyata di Bali ada sejumlah tempat wisata yang menyajikan wisata f [ ... ] |
Asyiknya Objek Wisata New Kuta Green Park Objek wisata ini baru berumur satu tahun. Akhir bulan Desember 2010 yang lalu Bupati Badung A.A Gde Agung membuka secara resmi Objek Wisata New Kuta Green Park yang terletak di kawasan Bali Pecatu [ ... ] | Obyek Wisata Terkait: | ||
| Ni Pande Putu Etiartini, Dirikan Sekolah Pantai untuk Anak Jalanan Inspirasi, 17/1 (Seputarbali.com) - Belajar bisa di mana saja, tidak harus di dalam ruang-ruang kelas. Seperti yang dilakukan Ni Pande Putu Etiartini ketika merintis pendidikan untuk anak-anak jalanan yang mengais nafkah di kawasan wisata Pantai K [ ... ] |
De Pande, Empu Muda Pewaris Prapen Bali Denpasar, 29/12 (Seputarbali.com) - Made Gd Suardika adalah sosok pemuda Bali (38). Biasa dipanggil De Pande, wajahnya keras, lekuk otot tubuhnya menyembul kekar, sorot matanya tajam dan rambut sepundak. | |
| Komitmen Made Suwita Hijaukan Desa Lebih Denpasar, 20/12 (Seputarbali.com) - Ketika yang lain sibuk berkampanye peduli lingkungan, Mangku Made Suwetha bersama teruna-teruni Desa Pekraman Lebih Kabupaten Gianyar telah bergerak ”bercanda” dengan alam sekitar desanya. | Inspirasi Terkait: | |
| Suryadharma Ali: Pengurus PPP Jangan Tidur Makassar, 21/5 (Seputarbali.com) - Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali minta pengurus partai berlambang ka'bah itu agar "tidak tidur" atau berdiam diri jika ingin memenangkan Pemilu 2014, sehingga harus bekerja keras sebab upaya memperoleh suara semakin ke [ ... ] |
| Hatta Rajasa : PAN Jangan Minta Uang Saat Pilkada Pontianak, 17/5 (Seputarbali.com)- Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa mengingatkan kadernya untuk tidak meminta uang pada saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah. |
| Berita Politik Terkait: |
| Masyarakat Maroko Cintai Pencak Silat Indonesia London, 22/5 (Seputarbali.com) - Pencak Silat Indonesia yang merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia cukup digemari oleh masyarakat Maroko. |
| Berita Terkait: |
| Sayuran Tingkatkan Peluang Selamat Dari Kanker Payudara Chicago, 4/4 (Seputarbali.com) - Perempuan China yang mengonsumsi kubis, brokoli dan sayuran hijau memiliki peningkatan peluang selamat setelah kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang tak m [ ... ] |
| Buah Naga menurunkan kadar kolesterol dan resiko kanker Kesehatan, 22/1 (Seputarbali.com) - Badan Litbang Pertanian Republik Indonesia menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulan [ ... ] |
| Kesehatan Terkait: |
| Atasi Telapak Kaki Pecah Dengan Buah Pepaya Buah Pepaya selain enak dikonsumsi, ternyata dalam resep tradisional buah pepaya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi telapak kaki pecah: 1. Bakar buah papaya yang masih muda (yang masih kecil-kecil), [ ... ] |
| Tentang Wanita: |
| Pojok Humor: Hati-Hati Dengan Kesabaran Istri Pojok Humor, 29/2 - Seorang suami sangat kagum dengan kesabaran istrinya yg telah mendampinginya selama 25th tanpa sedikit pun bertengkar dan membal [ ... ] |
| Gak Kalah Lucu: |
![]() | Visitors Today | 4164 |
![]() | Visitors Yesterday | 7158 |
![]() | This Week | 11322 |
![]() | Last Week | 54179 |
![]() | This Month | 146852 |
![]() | Last Month | 170793 |
By A Web Design